ITSBM Selayar Finalisasi Pedoman Akademik, Wujudkan Tata Kelola Kampus Profesional dan Bermutu

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - SELAYAR, 15 Juli 2026 - Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar menegaskan komitmennya terhadap peningkatan mutu dan profesionalisme tata kelola perguruan tinggi melalui penyelenggaraan Workshop Pedoman Akademik. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 11 hingga 12 Juli 2026, di kawasan Pasi Gusung, Desa Bontolebang, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Forum strategis ini dirancang untuk merumuskan pedoman akademik yang adaptif terhadap dinamika regulasi pendidikan tinggi serta kebutuhan pengembangan institusi di masa depan.
Workshop tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan civitas akademika ITSBM Selayar, termasuk Wakil Rektor Dr. Muhammad Ihsan Maro, M.Si., para kepala departemen, kepala biro, ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan.
Rektor ITSBM Selayar, Prof. Akbar Silo, dalam sambutannya menekankan bahwa pedoman akademik memiliki peran lebih dari sekadar dokumen administratif. Ia menyebutnya sebagai instrumen strategis yang esensial dalam menentukan arah dan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.
"Pedoman akademik tidak hanya menjadi acuan dalam pelaksanaan proses pembelajaran, tetapi juga merupakan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada mutu. Dengan pedoman yang baik, seluruh proses akademik dapat berjalan secara lebih terarah, efektif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang," ujar Prof. Akbar Silo.
Prof. Akbar Silo lebih lanjut menjelaskan bahwa penyusunan pedoman akademik secara partisipatif akan memberikan kepastian dalam seluruh proses akademik, mulai dari kegiatan pembelajaran hingga pelayanan kepada mahasiswa. Ia juga menggarisbawahi bahwa dokumen ini merupakan fondasi vital untuk mencapai visi ITSBM Selayar sebagai perguruan tinggi yang unggul, Islami, dan berdaya saing. Prof. Akbar Silo berharap agar hasil workshop ini tidak hanya menjadi dokumen formal, melainkan panduan operasional yang benar-benar memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga budaya akademik yang berkualitas dapat terus berkembang dan mendorong peningkatan mutu institusi secara berkelanjutan.
Selama workshop berlangsung, para peserta aktif memberikan berbagai masukan konstruktif terkait aspek-aspek strategis penyelenggaraan akademik. Pembahasan meliputi pengembangan kurikulum, sistem pembelajaran, metode evaluasi hasil belajar, prosedur penyusunan tugas akhir mahasiswa, hingga mekanisme penjaminan mutu internal kampus. Seluruh rekomendasi yang dihasilkan akan difinalisasi menjadi Pedoman Akademik ITSBM Selayar, yang akan menjadi acuan resmi bagi seluruh kegiatan pendidikan di lingkungan kampus.
Kegiatan ini merefleksikan keseriusan ITSBM Selayar dalam melakukan pembenahan tata kelola kelembagaan di tengah pesatnya perkembangan kebijakan pendidikan tinggi. Pedoman akademik yang disusun diharapkan mampu menciptakan sistem penyelenggaraan pendidikan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus selaras dengan regulasi nasional dan nilai-nilai Muhammadiyah sebagai landasan utama pengembangan institusi.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





