INASS dan MGMP SMK Gowa Bangun Kolaborasi Bahasa Inggris Vokasional

MUHAMMADIYAH SULSEL, GOWA - Institut 'Aisyiyah Sulawesi Selatan dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMK se-Kabupaten Gowa resmi menjalin kerja sama untuk memperkuat kompetensi bahasa Inggris vokasional siswa SMK. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding pada pembukaan English Camp 2026 di SMK Handayani Gowata, Selasa, 9 Juni 2026.
Kemitraan tersebut diarahkan untuk menyiapkan lulusan SMK yang lebih siap memasuki dunia kerja dan persaingan global. Penandatanganan MoU berlangsung di hadapan lebih dari 80 siswa, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Gowa, serta dirangkaikan dengan English Camp 2026 sebagai implementasi awal dari Memorandum of Agreement yang sudah disepakati.
Kegiatan mengusung tema "Vocational English in Action: Dare to Speak, Ready to Work" dan berlangsung pukul 09.30-11.00 WITA. Pembukaan dilakukan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Gowa yang diwakili Muhammad Sadat Hamzah, S.AP., M.AP.
Rektor INASS, Dr. Nurhayati Aziz, S.E., M.Si., menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Gowa. Menurutnya, kerja sama itu bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi komitmen bersama untuk membangun kompetensi bahasa Inggris siswa SMK agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Ia menjelaskan bahwa sinergi perguruan tinggi dan komunitas guru dibutuhkan agar pembelajaran lebih relevan dengan kebutuhan industri. Karena itu, INASS membuka ruang kerja sama melalui pelatihan, pendampingan, serta pengembangan program akademik dan nonakademik bagi guru maupun siswa.
Ketua Yayasan Pendidikan Tut Wuri Handayani Gowata, Sukri, S.E., M.M., menyambut baik kemitraan tersebut. Ia berharap kolaborasi yang dibangun dapat memberi dampak nyata bagi sekolah, guru, dan peserta didik, terutama karena kemampuan komunikasi bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting bagi lulusan SMK.
Muhammad Sadat Hamzah juga mengapresiasi inisiatif INASS dan MGMP Bahasa Inggris SMK se-Kabupaten Gowa. Menurutnya, kolaborasi seperti ini diperlukan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan memberi pengalaman langsung kepada siswa, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan SMK.
Prosesi MoU dilakukan oleh Rektor INASS dan Wakil Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK se-Kabupaten Gowa. Penandatanganan itu menjadi simbol dimulainya kemitraan resmi antara perguruan tinggi dan komunitas guru dalam memperkuat pendidikan vokasi di daerah.
Selain penandatanganan kerja sama, English Camp 2026 diikuti lebih dari 80 siswa dari berbagai SMK di Kabupaten Gowa. Mereka mengikuti aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan berbicara, kepercayaan diri, dan keterampilan komunikasi bahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan kerja.
Ketua panitia, Israyani Masyita, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa English Camp menjadi langkah awal implementasi kerja sama antara INASS dan MGMP. Ia berharap model kolaborasi ini dapat berkembang menjadi sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi, sekolah, dan komunitas guru demi pengembangan sumber daya manusia pendidikan vokasi di Kabupaten Gowa.

