Dosen UNIMEN Saleha Raih Doktor di UNM dengan Media BINTANG untuk Literasi IPAS

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Enrekang, Saleha, resmi meraih gelar doktor pada Program Doktor Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar pada Senin, 20 Juli 2026. Gelar itu diperoleh setelah ia mempertahankan disertasi tentang pengembangan media pembelajaran digital interaktif yang dirancang untuk memperkuat literasi dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial siswa sekolah dasar.
Disertasi Saleha berjudul Pengembangan Media Pembelajaran Digital Interaktif dalam Meningkatkan Literasi dan Hasil Belajar IPAS Murid SD di Kabupaten Enrekang. Riset tersebut berangkat dari kebutuhan sekolah dasar di daerah terhadap media belajar yang tidak monoton, mudah diakses, dan mampu membantu guru menyampaikan materi secara lebih efektif. Fokus itu membuat penelitian tidak berhenti sebagai tuntutan akademik, tetapi diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata di ruang kelas.
Produk utama dari riset itu adalah media BINTANG, akronim dari Belajar Interaktif Tentang eNergi dan PerubahAnnya. Media ini dikembangkan memakai platform Articulate Storyline 360 dan disusun untuk mendukung pembelajaran IPAS kelas V sekolah dasar. Format digital interaktifnya dirancang agar dapat dipakai guru sebagai alat bantu mengajar sekaligus memberi pengalaman belajar yang lebih aktif bagi murid.
Dalam pengujian, penelitian Saleha melibatkan 300 siswa dari 120 sekolah dasar di Kabupaten Enrekang. Hasilnya menunjukkan media tersebut tidak hanya memenuhi standar kualitas pembelajaran, tetapi juga memberi dampak yang terukur. Tingkat kevalidan media tercatat 88 persen, sedangkan kepraktisannya berada di atas 87 persen. Ketuntasan belajar siswa juga naik tajam dari 17,3 persen sebelum penggunaan media menjadi 84,3 persen setelah BINTANG diterapkan.
Capaian itu menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran digital masih sangat relevan untuk menjawab tantangan pendidikan dasar di wilayah yang akses sumber belajarnya belum merata. Bagi UNIMEN, keberhasilan Saleha memperlihatkan bahwa riset dosen dapat diarahkan pada hasil yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan sekolah, bukan sekadar menghasilkan dokumen akademik.
Sidang promosi doktor di Program Pascasarjana UNM berlangsung dinamis sebelum dewan penguji menetapkan Saleha lulus dan berhak menyandang gelar doktor di bidang Ilmu Pendidikan. Seusai sidang, ia menyampaikan apresiasi kepada tim promotor, para penguji, pimpinan program pascasarjana, keluarga, serta kepala sekolah, guru, dan siswa di Enrekang yang terlibat dalam riset tersebut.
Rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang, Syawal Sitonda, menilai keberhasilan itu sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik dosen sekaligus penegasan komitmen institusi dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi. Ia berharap hasil penelitian tersebut tidak berhenti pada naskah disertasi, melainkan dapat diadopsi lebih luas sebagai inovasi pembelajaran yang membantu sekolah dasar, terutama di daerah yang membutuhkan dukungan teknologi pendidikan yang praktis dan terjangkau.
Keberhasilan Saleha juga menandai dirinya sebagai doktor ke-24 di lingkungan UNIMEN. Catatan ini menambah deretan penguatan sumber daya akademik kampus dan memperlihatkan arah pengembangan perguruan tinggi Muhammadiyah yang tidak hanya mengejar publikasi ilmiah, tetapi juga menghadirkan solusi konkret bagi dunia pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





