Unismuh Makassar Jadi PTS Terbaik Indonesia Timur di Webometrics Juli 2026

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, 28 Juli 2026 - Universitas Muhammadiyah Makassar menempati posisi sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia Timur dalam pemeringkatan Webometrics edisi Juli 2026. Pada daftar itu, Unismuh berada di peringkat 61 nasional dan peringkat 1.646 dunia, sebuah capaian yang memperkuat posisi kampus tersebut dalam peta persaingan reputasi akademik digital.
Capaian tersebut menempatkan Unismuh sebagai PTS dengan posisi nasional tertinggi di kawasan Indonesia Timur, yang mencakup perguruan tinggi di Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Untuk lingkup Kota Makassar, Unismuh berada di urutan ketiga setelah dua perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar.
Dalam rincian indikator, Unismuh mencatat peringkat Impact atau Visibility di posisi 1.180 dunia, Openness di posisi 4.631, serta Excellence di posisi 1.711. Susunan angka ini menunjukkan bahwa performa kampus tidak hanya dibaca dari keberadaan laman resmi, tetapi juga dari kekuatan rujukan eksternal, keterbukaan karya akademik, dan mutu publikasi ilmiahnya.
Webometrics sendiri menggunakan tiga komponen utama dalam penilaian. Visibility berbobot 50 persen dan mengukur jumlah domain eksternal yang merujuk ke laman kampus. Transparency atau Openness berbobot 10 persen dan berkaitan dengan sitasi peneliti melalui profil Google Scholar. Sementara Excellence berbobot 40 persen dan menilai publikasi ilmiah yang masuk kelompok 10 persen karya paling banyak disitasi.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, menilai hasil tersebut sebagai buah kerja kolektif seluruh sivitas akademika. Menurutnya, capaian Webometrics patut disyukuri, tetapi tidak boleh dipandang sebagai tujuan akhir. Ia menekankan bahwa peringkat harus dibaca sebagai pemicu untuk semakin aktif menghasilkan, membuka, dan menyebarluaskan pengetahuan yang berguna bagi masyarakat.
Rakhim juga menegaskan bahwa visibilitas institusi di ruang digital harus sejalan dengan kualitas aktivitas akademik. Bagi Unismuh, laman universitas, repositori, jurnal, dan berbagai kanal resmi tidak semestinya hanya memuat dokumentasi seremonial, melainkan harus menjadi ruang berbagi hasil penelitian, inovasi, dan praktik baik yang layak dirujuk publik.
Wakil Rektor IV Unismuh Makassar, Dr. Burhanuddin, menambahkan bahwa hasil pemeringkatan ini menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat tata kelola reputasi universitas secara terintegrasi. Menurutnya, penguatan peringkat tidak dapat dibebankan pada satu unit saja karena berkaitan langsung dengan kualitas konten akademik, sitasi ilmiah, keterbukaan pengetahuan, dan disiplin pengelolaan domain resmi kampus.
Ia mendorong setiap fakultas, program studi, lembaga, dan unit kerja membangun budaya dokumentasi dan diseminasi yang lebih baik. Hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi pembelajaran, kerja sama, dan prestasi sivitas akademika perlu dipublikasikan lewat kanal resmi yang mudah diakses dan mudah ditemukan.
Dari sisi pengembangan kelembagaan, Unismuh Global Education Center turut menekankan perlunya perbaikan yang terukur pada tiap indikator Webometrics. Penguatan profil Google Scholar dosen, konsistensi afiliasi penulis, integrasi repositori, mutu publikasi, dan koordinasi lintas unit disebut sebagai langkah penting agar capaian saat ini dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan.
Posisi sebagai PTS terbaik di Indonesia Timur memberi modal reputasi yang kuat bagi Unismuh Makassar. Namun pesan utama dari capaian ini justru terletak pada agenda lanjutannya: memperkuat visibilitas akademik, menjaga keterbukaan pengetahuan, meningkatkan kualitas riset, dan memastikan seluruh kerja ilmiah kampus benar-benar memberi dampak bagi masyarakat luas.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





