UM Bulukumba Ikuti Bimtek LLDIKTI untuk Perkuat Pelaporan dan Tracer Study

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, SIDRAP - Universitas Muhammadiyah Bulukumba mengikuti Bimbingan Teknis Pelaporan Kemahasiswaan, Tracer Study, SIMKATMAWA, serta verifikasi dan validasi pelaporan PDDIKTI Semester Genap 2025/2026 yang digelar LLDIKTI Wilayah IX pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Aula ITKeS Muhammadiyah Sidrap dan diikuti berbagai perguruan tinggi swasta di wilayah layanan LLDIKTI IX.
Keikutsertaan UM Bulukumba diarahkan untuk memperkuat tata kelola data kampus, terutama data kemahasiswaan, pelaporan lulusan, dan sinkronisasi antarunit. Materi tracer study diberikan pada sesi pagi, kemudian dilanjutkan pembahasan SIMKATMAWA serta verval pelaporan PDDIKTI hingga sore hari. Jalur ini penting karena mutu pelaporan turut memengaruhi pemetaan kinerja institusi dan ketercapaian indikator kinerja utama perguruan tinggi.
Perwakilan UM Bulukumba, Nasir, S.Pd., M.Pd., menilai bimtek tersebut memberi manfaat langsung bagi kampus dalam memastikan akurasi dan konsistensi data. "Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memastikan validitas data mahasiswa, dosen, dan kegiatan kemahasiswaan di perguruan tinggi kami. Melalui proses verval ini, kami memahami pentingnya sinkronisasi data antar sistem, agar pelaporan ke LLDIKTI dan Kemdiktisaintek berjalan lancar dan akuntabel," ujarnya.
Nasir menegaskan bahwa tindak lanjut setelah bimtek tidak boleh berhenti pada pemahaman teknis. UM Bulukumba, kata dia, akan memperkuat pengecekan berkala, pemutakhiran data, dan koordinasi lintas unit agar pelaporan PDDIKTI benar-benar tepat waktu serta dapat dipertanggungjawabkan. Pendekatan itu penting karena kesalahan kecil pada input data dapat berdampak pada penilaian institusi dan layanan akademik.
Perhatian serupa disampaikan Mutmainnah Marzuki, S.Pd., M.Pd., yang menilai materi tracer study sangat relevan bagi kebutuhan evaluasi lulusan. Ia mengatakan, "Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami lebih mendalam pelaksanaan Tracer Study, khususnya terkait alur pengisian, pemutakhiran instrumen, validasi data, serta target pengisian yang perlu dicapai." Menurutnya, data lulusan yang lengkap dibutuhkan untuk membaca perkembangan alumni sekaligus mengukur relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.
Mutmainnah menambahkan bahwa kampus akan menindaklanjuti hasil bimtek melalui percepatan pengisian tracer study oleh alumni serta penguatan koordinasi dengan program studi. Langkah itu diharapkan tidak hanya mendukung akreditasi dan pelaporan formal, tetapi juga memberi bahan evaluasi yang lebih tajam untuk pengembangan mutu pendidikan di UM Bulukumba.
Bimtek LLDIKTI ini pada akhirnya menjadi ruang pembenahan yang strategis bagi perguruan tinggi Muhammadiyah di Sulawesi Selatan. Bagi UM Bulukumba, penguatan pelaporan, tracer study, dan validasi data diposisikan sebagai fondasi tata kelola kampus yang lebih rapi, akuntabel, dan berorientasi pada mutu.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





