Pengurus IMM FDK UIN Alauddin Gowa Dilantik, Prioritaskan Penguatan Kaderisasi

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - GOWA, Sabtu (4/7/2026)
Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Cabang Gowa telah resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2026-2027. Acara pelantikan berlangsung di Pusat Dakwah Muhammadiyah Gowa pada Sabtu, 4 Juli 2026, dengan mengangkat tema "Akselerasi Gerakan Memajukan FDK Bermartabat." Momentum ini menandai dimulainya komitmen kepengurusan baru untuk memperkuat kaderisasi, merevitalisasi struktur organisasi, serta merumuskan arah strategis komisariat ke depan.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Gowa, para alumni, kader, serta sejumlah tamu undangan. Rangkaian kegiatan juga mencakup Penataran Pimpinan dan Rapat Kerja, yang menjadi langkah awal konsolidasi organisasi dan penyusunan program kerja untuk periode 2026-2027.
Ketua Umum PK IMM FDK UIN Alauddin Gowa, Risaldi Anggara, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara pelantikan ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen organisasi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan turut membantu sehingga pelantikan hari ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Risaldi dalam sambutannya.
Risaldi juga mengungkapkan kesadaran kepengurusan akan besarnya tanggung jawab yang diemban. Fokus utama mereka adalah menjadikan komisariat sebagai “rumah” yang nyaman bagi kader, sekaligus mengembalikan eksistensi IMM Dakwah di lingkungan kampus. “Kami menyadari ada pekerjaan besar yang harus kami emban, yakni bagaimana membawa PK IMM FDK menjadi rumah yang nyaman bagi kader dan mengembalikan eksistensi IMM Dakwah ke depannya,” katanya. Ia berharap para senior dan alumni senantiasa memberikan pendampingan dan pengawalan. “Harapan kami, kakak-kakak senantiasa mengawal dengan baik langkah-langkah kami ke depan,” imbuhnya.
Di sisi lain, Ketua Umum PC IMM Gowa, Nurafni, menyoroti posisi strategis Komisariat IMM Fakultas Dakwah dan Komunikasi sebagai wadah lahirnya kader-kader intelektual. Ia berharap komisariat mampu mencetak pemikir yang adaptif terhadap perkembangan digital dan menjadi pelopor gerakan pembaruan yang membumikan nilai-nilai Islam. Nurafni menambahkan, tantangan organisasi mahasiswa kian kompleks, menuntut kader tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap teknologi dan dinamika sosial. “Komisariat harus menjadi ruang pembinaan yang mampu melahirkan kader-kader berkualitas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” tegasnya.
Senada, alumni IMM FDK, Muh. Risandi R., mengingatkan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses organisasi, melainkan awal dari amanah kepemimpinan yang mesti dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah proses pemilihan, melainkan awal dari perjalanan panjang yang penuh tanggung jawab. Jabatan yang hari ini disematkan bukan sekadar simbol, tetapi amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan,” tutur Muh. Risandi R. Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan setiap program kerja sebagai ikhtiar dalam menghadirkan manfaat bagi kader dan masyarakat luas. Menurutnya, kepemimpinan di IMM sejatinya diukur dari kemampuan melayani, menggerakkan, dan menginspirasi sesama kader.
Rangkaian kegiatan pelantikan ini akan dilanjutkan dengan Penataran Pimpinan dan Rapat Kerja Pimpinan. Agenda tersebut diharapkan menjadi forum konsolidasi awal untuk menyusun program kerja yang terarah dan memperkuat komitmen kepengurusan baru dalam mewujudkan tema "Akselerasi Gerakan Memajukan FDK Bermartabat" melalui gerakan yang berdampak positif bagi kader, fakultas, dan masyarakat.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





