Menelisik Karakter Cristiano Ronaldo: Inspirasi Universal yang Bersinggungan dengan Nilai Islam

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - YOGYAKARTA, 15 Mei 2024 - Sorotan terhadap kepribadian figur publik kerap menarik perhatian, termasuk dari kalangan Muslim yang mencari titik temu nilai-nilai universal. Setelah sebelumnya mengulas sisi-sisi positif Lionel Messi, kini giliran Cristiano Ronaldo, megabintang sepak bola asal Portugal, yang karakternya akan ditelaah dalam konteks nilai-nilai Islam.
Penting untuk digarisbawahi sejak awal bahwa tulisan ini tidak bertujuan untuk mengklaim Cristiano Ronaldo sebagai seorang Muslim, sebab ia tetap bukan penganut Islam. Artikel ini juga tidak menempatkannya sebagai panutan utama. Dalam ajaran Islam, teladan paling sempurna dan paripurna adalah Nabi Muhammad Saw. Allah Taโala berfirman:
ููููุฏู ููุงูู ููููู ู ููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุฃูุณูููุฉู ุญูุณูููุฉู ููู ููู ููุงูู ููุฑูุฌูู ุงูููููู ููุงููููููู ู ุงููุขุฎูุฑู ููุฐูููุฑู ุงูููููู ููุซููุฑูุง โSungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.โ (QS. al-Ahzab : 21)
Oleh karena itu, pembahasan ini bersifat deskriptif, semata-mata untuk menunjukkan bahwa beberapa karakter positif yang melekat pada Ronaldo memiliki kesamaan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam. Harapannya, para penggemar Ronaldo dapat semakin termotivasi untuk mengamalkan ajaran Islam, menyadari bahwa nilai-nilai tersebut telah diajarkan secara sempurna oleh Rasulullah Saw.
Disiplin sebagai Jalan Menuju Prestasi
Salah satu karakter paling menonjol dari Cristiano Ronaldo adalah kedisiplinannya yang luar biasa. Selama lebih dari dua dekade berkarier di puncak performa, ia dikenal dengan kebiasaan datang lebih awal ke tempat latihan, menjalani sesi latihan tambahan, menjaga pola makan ketat, mengatur waktu tidur, dan secara konsisten merawat kebugaran tubuhnya. Kedisiplinan inilah yang memungkinkannya tetap bersaing di level tertinggi, bahkan ketika banyak pemain lain mulai menunjukkan penurunan performa akibat faktor usia.
Sikap konsisten ini sangat relevan dengan konsep istikamah dalam Islam. Rasulullah Saw bersabda:
ุฃูุญูุจูู ุงููุฃูุนูู ูุงูู ุฅูููู ุงูููููู ุฃูุฏูููู ูููุง ููุฅููู ููููู โAmalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang dilakukan secara terus-menerus meskipun sedikit.โ (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Prinsip ini menegaskan bahwa kesuksesan besar sering kali berakar dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara berkelanjutan. Penerapan istikamah tidak hanya relevan dalam dunia olahraga, tetapi juga dalam aspek ibadah seorang Muslim, seperti salat tepat waktu, rutin membaca Al-Qurโan, menjaga lisan, dan berbuat baik kepada sesama. Jika seorang atlet mampu berdisiplin demi meraih trofi, maka seorang Muslim seharusnya lebih bersemangat untuk beristikamah demi meraih ridha Allah SWT.
Menjaga Amanah Tubuh
Selain disiplin, Ronaldo juga dikenal sangat memperhatikan kesehatan tubuhnya. Ia sangat selektif terhadap makanan yang dikonsumsi, menjauhi kebiasaan yang berpotensi merusak tubuh, serta menjaga kebugaran melalui latihan fisik yang teratur.
Dalam pandangan Islam, tubuh merupakan amanah dari Allah SWT yang wajib dijaga. Rasulullah shallallฤhu โalaihi wa sallam bersabda:
ุฅูููู ููุฌูุณูุฏููู ุนููููููู ุญููููุง โSesungguhnya tubuhmu mempunyai hak atasmu.โ (HR. al-Bukhari)
Hadis ini mengajarkan bahwa memelihara kesehatan adalah bagian integral dari tanggung jawab seorang Muslim. Tubuh yang sehat akan mempermudah seseorang dalam melaksanakan ibadah, bekerja, dan memberikan manfaat bagi orang lain. Oleh karena itu, gaya hidup sehat yang dijalani Ronaldo dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mensyukuri nikmat kesehatan dengan cara menjaganya sebaik mungkin.
Menjauhi Alkohol dan Memilih Tidak Bertato
Di tengah dominasi budaya sepak bola Eropa yang kerap bersinggungan dengan minuman beralkohol, Cristiano Ronaldo secara konsisten memilih untuk menghindarinya. Keputusan ini, menurut berbagai laporan, dipengaruhi oleh pengalaman pribadinya menyaksikan dampak buruk alkohol terhadap ayahnya, sekaligus demi menjaga performa optimal sebagai atlet profesional.
Islam sendiri secara tegas melarang konsumsi khamar (minuman beralkohol) karena dampak negatifnya yang besar. Allah Taโala berfirman:
ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ุฅููููู ูุง ุงููุฎูู ูุฑู ููุงููู ูููุณูุฑู ููุงููุฃูููุตูุงุจู ููุงููุฃูุฒูููุงู ู ุฑูุฌูุณู ู ููู ุนูู ููู ุงูุดููููุทูุงูู ููุงุฌูุชูููุจูููู ููุนููููููู ู ุชูููููุญูููู โWahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar, judi, berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah agar kamu beruntung.โ (QS. al-Maโidah : 90)
Selain itu, Ronaldo juga dikenal sebagai salah satu pesepak bola elite yang tidak memiliki tato permanen. Salah satu alasan yang kerap diberitakan adalah agar ia dapat secara rutin mendonorkan darah tanpa terkendala oleh aturan medis yang berlaku di beberapa negara.
Dalam ajaran Islam, pembuatan tato permanen juga dilarang. Rasulullah Saw bersabda:
ููุนููู ุงูููููู ุงููููุงุดูู ูุงุชู ููุงููู ูุณูุชูููุดูู ูุงุชู โAllah melaknat orang yang membuat tato dan orang yang meminta dibuatkan tato.โ (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Tentu, pilihan Ronaldo untuk menjauhi alkohol dan tato tidak didasari oleh ajaran Islam. Namun, seorang Muslim dapat melihat adanya kesesuaian pada hasil akhirnya, yaitu menjaga tubuh dari hal-hal yang dapat membawa mudarat dan merusak.
Berbakti kepada Orang Tua dan Peduli kepada Sesama
Dalam berbagai kesempatan, Cristiano Ronaldo seringkali mengungkapkan rasa hormat dan cintanya yang mendalam kepada sang ibu, yang telah berjuang membesarkannya dalam kondisi ekonomi yang serba sulit. Islam memberikan kedudukan yang sangat tinggi kepada kedua orang tua. Allah berfirman:
ููููุถูููฐ ุฑูุจูููู ุฃููููุง ุชูุนูุจูุฏููุง ุฅููููุง ุฅููููุงูู ููุจูุงููููุงููุฏููููู ุฅูุญูุณูุงููุง โTuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.โ (QS. al-Israโ : 23)
Masyarakat Indonesia juga mengenang kepedulian Ronaldo terhadap korban tsunami Aceh pada tahun 2004. Ia menjalin hubungan dengan Martunis, seorang anak Aceh yang selamat dari bencana tersebut, mengundangnya ke Portugal, dan beberapa tahun kemudian mengunjungi Aceh sebagai bentuk dukungan moral kepada masyarakat yang sedang bangkit dari musibah.
Kepedulian kepada sesama merupakan akhlak mulia yang diajarkan Islam, tanpa memandang suku, bangsa, maupun agama. Rasulullah Saw bersabda:
ุงูุฑููุงุญูู ูููู ููุฑูุญูู ูููู ู ุงูุฑููุญูู ูููุ ุงุฑูุญูู ููุง ู ููู ููู ุงููุฃูุฑูุถู ููุฑูุญูู ูููู ู ู ููู ููู ุงูุณููู ูุงุกู โOrang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Allah Yang Maha Pengasih. Sayangilah siapa pun yang ada di bumi, niscaya Dzat yang di langit akan menyayangimu.โ (HR. Abu Dawud dan al-Tirmidzi)
Karakter-karakter positif yang diperlihatkan Cristiano Ronaldo, seperti disiplin, kerja keras, menjaga kesehatan, menghormati orang tua, dan peduli terhadap sesama, menunjukkan bahwa nilai-nilai ini bersifat universal dan dapat ditemukan pada siapa saja. Seorang Muslim tidak dilarang untuk mengambil inspirasi dari hal-hal tersebut, selama tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Namun, apresiasi terhadap sisi-sisi positif Ronaldo tidak berarti seorang Muslim harus menerima seluruh aspek kehidupannya. Sebagai seorang non-Muslim, terdapat beberapa pilihan hidupnya yang tidak sejalan dengan ajaran Islam, misalnya dalam hal menjalani hubungan dengan pasangan tanpa akad nikah yang sah menurut syariat. Oleh karena itu, seorang Muslim tidak boleh menjadikannya sebagai teladan secara menyeluruh.
Sikap yang paling proporsional adalah mengambil hikmah tanpa kehilangan arah. Kita bisa belajar tentang disiplin dari Cristiano Ronaldo, tetapi untuk akidah, ibadah, akhlak, dan tuntunan hidup secara komprehensif, kita wajib merujuk kepada Rasulullah Saw. Beliau adalah uswah hasanah yang sempurna bagi seluruh umat manusia, sementara tokoh-tokoh dunia seperti Ronaldo dan Messi hanyalah sumber inspirasi pada sebagian sisi kehidupan yang kebetulan selaras dengan nilai-nilai Islam.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





