Ketua LLHPB 'Aisyiyah Sulsel Bersiap Dikukuhkan Jadi Guru Besar UNM

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - MAKASSAR, 29 Juli 2026 - Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Erma Suryani Sahabuddin, M.Si., dijadwalkan dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Negeri Makassar dalam bidang Pendidikan Lingkungan Hidup.
Pengukuhan akan berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026, di Ruang Teater Lantai 3 Menara Pinisi, Kampus UNM Gunung Sari, Makassar. Agenda tersebut dipandang sebagai capaian penting, bukan hanya bagi perjalanan akademik Erma, tetapi juga bagi penguatan kiprah perempuan 'Aisyiyah di ruang pendidikan tinggi dan isu lingkungan.
Erma lahir di Bantaeng pada 19 Mei 1968. Ia menempuh pendidikan sarjana di Program Pendidikan Kimia IKIP Ujung Pandang dan lulus pada 1992. Setelah itu, ia meraih gelar magister Ilmu Kimia di Universitas Hasanuddin pada 2004, lalu menyelesaikan program doktor Pendidikan Lingkungan Hidup di UNM pada 2017.
Karier akademiknya bermula di Universitas Nusa Cendana, Kupang. Setelah itu, ia berpindah home base ke UNM pada 2011 dan terus menapaki berbagai amanah akademik. Di kampus tersebut, ia pernah memimpin Laboratorium IPA Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan pada 2015 sampai 2024, sekaligus berkiprah di Pusat Penelitian Gender dan Anak LP2M UNM.
Saat ini Erma dipercaya memimpin Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Teknologi Tepat Guna UNM. Jabatan fungsional Guru Besar telah ia raih sejak 1 Juni 2025 setelah sebelumnya berada pada jenjang Lektor Kepala. Capaian itu menandai konsistensinya membangun jalur akademik pada bidang pendidikan lingkungan hidup.
Kepakarannya tercermin dari mata kuliah yang diampu pada jenjang sarjana, magister, dan doktor. Bidang ajarnya mencakup Pendidikan Lingkungan Hidup, Literasi Sains, Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar, Perancangan Pembelajaran Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup, hingga Transdisiplin Sains, Teknologi, dan Seni Berkelanjutan.
Dalam bidang riset, Erma menaruh perhatian pada pembelajaran berbasis proyek, pendekatan STEM, serta pemanfaatan teknologi realitas virtual untuk membangun kesadaran ekologis. Ia juga meneliti pelaksanaan Program Adiwiyata sebagai media pembentukan generasi yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Jejak pengabdiannya terlihat pada berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Ia antara lain mengembangkan pelatihan eco-craft bagi perempuan pesisir melalui pemanfaatan limbah laut menjadi produk bernilai ekonomi, serta mendampingi pengolahan ekoenzim yang lebih ramah lingkungan dan terjangkau bagi kelompok perempuan.
Produktivitas ilmiahnya pun cukup menonjol. Erma telah menulis publikasi nasional dan internasional mengenai perilaku prolingkungan, mikroplastik, pencemaran minyak pada ikan laut, hingga dampak logam kadmium terhadap pertumbuhan fitoplankton. Ia juga menghasilkan 21 buku dan 33 karya yang memperoleh hak kekayaan intelektual.
Karya-karya tersebut meliputi media pembelajaran dan perangkat edukatif seperti Bencana di Bumiku, Eco-Craft Creative, serta aplikasi Zero Waste: Interactive Learning. Ragam keluaran itu menunjukkan bahwa fokusnya tidak berhenti pada teori, tetapi bergerak ke instrumen yang bisa dipakai dalam pendidikan dan pengabdian masyarakat.
Di luar kampus, Erma aktif dalam organisasi profesi dan sosial, termasuk Perkumpulan Ahli Lingkungan Indonesia, Himpunan Dosen PGSD Indonesia, Persatuan Guru Republik Indonesia, dan LLHPB PWA Sulsel. Keterlibatan ini mempertemukan kerja akademik dengan praksis gerakan perempuan berkemajuan di bidang pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.
Pengukuhan Erma sebagai guru besar diharapkan memperluas kontribusinya pada pengembangan pendidikan lingkungan hidup, pemberdayaan perempuan, serta penguatan kesadaran ekologis masyarakat. Bagi 'Aisyiyah Sulsel, capaian ini menjadi penegasan bahwa kader Persyarikatan dapat memadukan kepakaran ilmiah, pengabdian sosial, dan kepemimpinan organisasi dalam satu lintasan kerja yang saling menguatkan.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





