Kader Muhammadiyah Lolos Seleksi Awal Beasiswa Studi ke Maroko 2026

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - JAKARTA, 3 Juli 2026
Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah) menyampaikan ucapan selamat kepada kader-kader Persyarikatan yang berhasil melewati seleksi awal program beasiswa studi ke Maroko untuk tahun 2026. Program beasiswa ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh pendidikan jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2) di Institut Darul Hadis El-Hassania, serta jenjang Sarjana (S1) di Ma’had Mohammed VI Lil Qira’at wa Ad-Dirasat Al-Qur’aniyyah.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni, menyoroti capaian ini sebagai sebuah prestasi yang patut disyukuri. Menurut Syafiq, keberhasilan para peserta dalam melewati tahapan seleksi awal ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mereka dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Muhammadiyah.
"Kami turut bersyukur dan bangga melihat kader-kader muda Muhammadiyah berhasil melewati tahapan seleksi ini. Keberhasilan ini tidak lepas dari kesungguhan, ketekunan, dan ikhtiar yang ditunjukkan para peserta selama proses seleksi yang berlangsung sejak 25 Juni hingga 1 Juli 2026. Selamat kepada seluruh calon penerima beasiswa. Semoga langkah awal ini menjadi jalan menuju kesuksesan akademik yang dicita-citakan," ujar Syafiq di Jakarta, Jumat (3/7).
Syafiq juga menyampaikan harapannya agar para peserta dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi tahapan seleksi berikutnya, yaitu muqabalah atau wawancara yang akan dilakukan langsung oleh para masyayikh dari Maroko.
"Kami senantiasa berdoa agar adik-adik diberikan kesehatan lahir dan batin serta kemudahan dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian muqabalah. Semoga seluruh proses berjalan lancar sehingga mereka dapat ditetapkan secara resmi sebagai mahasiswa di Institut Darul Hadis El-Hassania maupun Ma’had Mohammed VI," tambahnya.
Lebih lanjut, Syafiq menekankan bahwa program pengiriman kader Muhammadiyah untuk studi di Timur Tengah dan Afrika Utara memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar memperdalam ilmu keislaman. Ia berharap program ini dapat mencetak kader-kader yang mampu mengusung nilai-nilai Islam Berkemajuan dan turut memperkenalkan Muhammadiyah di kancah global.
"Karena itu, kami mengajak seluruh warga Persyarikatan untuk terus mendoakan dan memberikan dukungan kepada para peserta agar cita-cita mereka menuntut ilmu di Maroko dapat terwujud dengan sebaik-baiknya," tegasnya.
Sementara itu, Tim Beasiswa Luar Negeri PP Muhammadiyah telah merilis daftar peserta yang berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya untuk program S1 dan S2. Peserta yang lolos diwajibkan bergabung dengan grup WhatsApp resmi untuk melengkapi dokumen administrasi. Selain itu, mereka juga akan mengikuti program bimbingan intensif yang difasilitasi oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kerajaan Maroko bekerja sama dengan Tim Beasiswa Luar Negeri PP Muhammadiyah. Bimbingan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesiapan peserta dalam menghadapi seleksi akhir, yaitu muqabalah.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





