Motivasi Peserta Darul Arqam Petugas Kebersihan, Rektor Unismuh Kutip Surah Al-Baqarah ayat 222

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, MAKASSAR β "Pekerjaan apa yang paling enak di Unismuh?"
Pertanyaan itu dilontarkan Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Ir. H. Abd Rakhim Nanda, ST, MT, IPU, di hadapan 76 petugas kebersihan dalam pembukaan Darul Arqam di Balai Sidang Muktamar Ke-47, Kampus Unismuh Makassar, Sabtu, 7 November 2026.
Dari salah seorang peserta terdengar jawaban singkat: cleaning service. Rakhim membenarkannya. Dengan nada berseloroh, ia mengatakan bahwa petugas kebersihan tidak pernah bertengkar dengan sampah. Sampah tidak memprotes ketika disapu, sedangkan orang-orang justru merasa senang melihat lingkungan yang kembali bersih.
"Kita tidak pernah bertengkar dengan sampah, pokoknya sampah disapu itu tidak pernah marah," ujarnya.
Namun, di balik kelakar tersebut, Rakhim menyampaikan pesan yang lebih mendalam. Ia mengajak peserta memandang pekerjaan menjaga kebersihan sebagai tugas yang memiliki nilai penting dalam kehidupan kampus dan pengamalan ajaran Islam.
Untuk menjelaskan pandangannya, Rakhim mengutip bagian akhir Surah Al-Baqarah ayat 222, "Inna Allaha yuhibbut-tawwabina wa yuhibbul-mutathahhirin." Ayat tersebut bermakna bahwa Allah mencintai orang-orang yang bertobat dan orang-orang yang menyucikan diri.
"Allah mencintai orang yang suci dan orang yang bersih. Siapa yang bikin suci dan bikin bersih kampus?" kata Rakhim.
Ayat tersebut berbicara tentang pertobatan dan penyucian diri. Rakhim menggunakannya sebagai pijakan moral untuk menjelaskan pentingnya kebersihan sekaligus penghargaan terhadap orang-orang yang merawat lingkungan universitas.
Menurut dia, petugas kebersihan tidak boleh dipandang sebagai kelompok pekerja yang kurang penting. Mereka ikut menjaga wajah dan marwah kampus melalui pekerjaan yang dilakukan setiap hari.
Rakhim juga menyinggung kedudukan taharah atau bersuci dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan tentang kesucian lazim ditempatkan pada bagian awal kitab-kitab fikih, yang menunjukkan pentingnya persoalan tersebut dalam kehidupan seorang Muslim.
Karena itu, ia menilai peran petugas kebersihan sangat strategis dalam pembinaan dan pengelolaan institusi. Kebersihan tidak sekadar menyangkut penampilan fisik kampus, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan, kesehatan, serta nilai-nilai yang ingin dikembangkan Unismuh.
Kelakar tentang Surga
Penghargaan Rakhim terhadap petugas kebersihan juga disampaikan melalui kelakar tentang kehidupan akhirat. Ia mengajak peserta memandang pekerjaan mereka sebagai kesempatan berbuat baik dan mengharapkan pahala.
Dalam sambutannya, Rakhim membayangkan para petugas kebersihan lebih dahulu tiba di pintu surga. Ia kemudian berseloroh agar mereka mencari dirinya apabila belum terlihat di sana.
"Nanti, kalau di surga, Bapak Ibu duluan di pintu surga. Cari, karena kenapa rektor belum datang?" ujarnya.
Kelakar itu menjadi cara Rakhim menyampaikan pesan bahwa kemuliaan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh jabatan. Ia menilai petugas kebersihan pun memiliki kesempatan untuk menjadi kader Muhammadiyah yang baik.
"Banyak cleaning service yang lebih bagus nanti Muhammadiyahnya daripada rektor," katanya.
Menurut Rakhim, kesempatan mengikuti Darul Arqam harus diberikan kepada seluruh sumber daya manusia Unismuh, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga petugas kebersihan.
Ia juga meminta para instruktur menyampaikan materi pembinaan dengan pendekatan yang menyenangkan, tidak memberatkan, dan sesuai kebutuhan peserta.
Sebanyak 76 petugas kebersihan mengikuti Darul Arqam yang berlangsung pada tiga akhir pekan sepanjang November 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari perluasan kaderisasi Muhammadiyah di lingkungan Unismuh Makassar.
Melalui kegiatan tersebut, Rakhim ingin menegaskan bahwa pekerjaan menjaga kebersihan bukan sekadar urusan menyapu dan mengepel. Di baliknya terdapat tanggung jawab menjaga lingkungan, merawat marwah universitas, dan kesempatan menjadikan pekerjaan sehari-hari sebagai bagian dari ibadah.
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





