Dakwah, Pelayanan, dan Pemberdayaan Masyarakat Jadi Identitas Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - KENDARI, Institusi perguruan tinggi yang dikelola ‘Aisyiyah dengan ciri khas yang menggabungkan antara akademik, dakwah, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat harus dijaga.
Pesan itu disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, dalam Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Periode Pertama ISTEK ‘Aisyiyah Kendari pada Rabu (1/7).
“Sebagai amal usaha ‘Aisyiyah, ISTEK ‘Aisyiyah Kendari memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak perguruan tinggi lainnya, yaitu memadukan keunggulan akademik dengan semangat dakwah, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat. Inilah identitas yang harus terus dijaga,” kata Salmah.
Momen wisuda angkatan pertama ini disebut Salmah sebagai estafet kader intelektual persyarikatan sekaligus bukti bahwa perjuangan mendirikan perguruan tinggi ini mulai terwujud. Bertambah Istimewa momen ini karena dilangsungkan bersamaan dengan pelantikan Rektor ISTEK ‘Aisyiyah Kendari Periode 2026-2030, Prof. Mashuni.
“Hari ini adalah hari istimewa karena dalam satu rangkaian acara kita menyaksikan dua peristiwa yang sarat makna, yakni wisuda angkatan pertama dan pelantikan rektor untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus peneguhan amanah untuk membawa institusi ini melangkah lebih jauh,” ucap Salmah.
Menurut Salmah, berdirinya ISTEK ‘Aisyiyah Kendari dalam waktu yang relatif singkat menjadi bukti nyata kiprah gerakan perempuan berkemajuan dalam menghadirkan solusi melalui pendidikan tinggi.
Kehadiran perguruan tinggi ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi ‘Aisyiyah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Salmah juga mendorong ISTEK ‘Aisyiyah Kendari berkembang sebagai pusat riset dan inovasi yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Menurutnya, penguatan kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, rumah sakit, serta jejaring perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas institusi.
Dalam kesempatan ini, sejumlah 34 mahasiswa telah diwisuda yang terdiri dari: Administrasi RS 19 orang, Kimia 6 orang, dan Teknologi Informasi 9 orang.
Kepada para wisudawan, Salmah berpesan agar senantiasa menjadi insan yang memiliki keluasan ilmu, keluhuran akhlak, profesional, berintegritas, peka terhadap persoalan sosial, serta memiliki semangat belajar sepanjang hayat.
Kepada rektor yang baru dilantik, Salmah berharap kepemimpinan periode 2026-2030 mampu mengantarkan ISTEK ‘Aisyiyah Kendari memasuki babak baru dengan memperkuat mutu akademik, memperluas jejaring nasional dan internasional, meningkatkan penelitian dan inovasi, serta melahirkan lebih banyak lulusan unggul yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia, khususnya Sulawesi Tenggara.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





