Unismuh Makassar Perpanjang PMB Tahap II hingga 1 Oktober 2026

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah Makassar memperpanjang Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 tahap II mulai 15 Agustus sampai 1 Oktober 2026. Keputusan ini memberi ruang tambahan bagi lulusan SMA, SMK, MA, dan sederajat yang masih menimbang pilihan kampus maupun program studi.
Perpanjangan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 1623/05/C.5-II/VIII/48/2026 tertanggal 13 Agustus 2026. Kebijakan itu lahir dari rapat pimpinan universitas dan ditandatangani langsung oleh Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, S.T., M.T., IPU.
Ketua Lembaga Penerimaan Mahasiswa Baru Unismuh Makassar, Dr. Muhammad Akhir, menjelaskan bahwa akses ke pendidikan tinggi perlu dibuka seluas mungkin. Menurutnya, tidak semua lulusan sekolah menengah dapat menetapkan pilihan kampus pada waktu yang sama karena sebagian masih berdiskusi dengan keluarga, menghitung kesiapan biaya, atau mencari program studi yang paling sesuai.
Karena itu, tambahan waktu pendaftaran bukan sekadar perubahan teknis dalam kalender penerimaan. Perpanjangan ini memberi kesempatan kedua bagi calon mahasiswa yang belum sempat menyelesaikan keputusan penting tentang arah pendidikan mereka agar tidak kehilangan satu tahun akademik.
Unismuh menempatkan kebijakan tersebut sejalan dengan penguatan mutu institusi. Kampus ini telah meraih Akreditasi Institusi Unggul dari BAN-PT, dan saat ini memiliki 75 program studi pada jenjang diploma, sarjana, magister, doktor, profesi, hingga spesialis. Ragam bidang yang ditawarkan mencakup pendidikan, teknik, ekonomi dan bisnis, sosial-politik, pertanian, kesehatan, serta studi keislaman.
Muhammad Akhir menegaskan, "Calon mahasiswa dapat mengikuti seluruh tahapan pendaftaran secara daring, sehingga memudahkan akses bagi pendaftar dari berbagai wilayah." Penjelasan ini menunjukkan bahwa perpanjangan PMB diikuti layanan yang dirancang agar calon mahasiswa di luar Makassar tetap bisa mengakses proses pendaftaran secara penuh.
Muhammad Akhir menekankan bahwa calon mahasiswa membutuhkan waktu cukup untuk memilih bukan hanya berdasarkan tenggat pendaftaran, melainkan juga kualitas kampus, lingkungan belajar, dan prospek sesudah lulus. Dengan tambahan waktu hingga awal Oktober, mereka bisa menimbang pilihan secara lebih matang sebelum menentukan jalan studinya.
Data penerimaan tahun 2025 menunjukkan Unismuh Makassar diminati 17.504 pendaftar dari 33 provinsi, 287 kabupaten atau kota, dan 1.172 kecamatan. Sebaran itu memperlihatkan bahwa jangkauan Unismuh tidak lagi terbatas di Sulawesi Selatan, melainkan sudah menarik minat calon mahasiswa dari banyak daerah di Indonesia.
Kampus ini juga terus memperkuat identitas Integrated Green Islamic Futuristic (I-GIFt), yang menggabungkan nilai Islam, kepedulian lingkungan, dan orientasi masa depan. Di tingkat internasional, Unismuh masuk dalam QS World University Rankings Asia 2026 kelompok 1201-1300, peringkat 185 Asia Tenggara, dan posisi 53 Indonesia. Kampus ini juga tercatat pada THE Impact Ratings 2026 di kelompok 801-1000 dunia serta menjadi kampus swasta terbaik di Indonesia Timur.
Selain itu, Unismuh menyiapkan sistem pendaftaran berbasis digital agar calon mahasiswa dari luar Makassar dapat mengikuti seluruh tahapan secara daring. Jalur seleksi yang tersedia meliputi CBT, nilai rapor, dan nilai UTBK-SNBT, sementara skema pembayaran biaya pembangunan juga dapat diangsur dengan dukungan berbagai pilihan beasiswa.
Meski begitu, kampus menegaskan ada tiga program studi yang tidak termasuk dalam perpanjangan PMB tahap II, yaitu S1 Pendidikan Dokter, S1 Kedokteran Gigi, dan S1 Administrasi Rumah Sakit. Di luar pengecualian tersebut, perpanjangan ini membuka peluang lebih luas bagi calon mahasiswa yang masih ingin masuk ke lingkungan pendidikan tinggi Muhammadiyah dengan mutu yang terus diperkuat.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





