TK ABA Semesta Yogyakarta Terapkan Kurikulum Holistik di Awal Tahun Ajaran Baru

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - YOGYAKARTA, 13 Juli 2023 -
TK ABA Semesta di Yogyakarta secara resmi memulai kegiatan belajar mengajar pada Senin, 13 Juli, dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan lingkungan belajar yang kondusif dan ramah anak kepada para peserta didik baru.
Shofia Amalia, Kepala TK ABA Semesta, menjelaskan bahwa proses pendidikan di lembaga ini mengintegrasikan nilai-nilai keislaman melalui metode bermain yang menyenangkan. Ia menegaskan, "Kami mengajarkan nilai-nilai Islam melalui pendekatan bermain. Namun, pada hari pertama ini fokus kami masih pada pengenalan lingkungan sekolah. Proses pembelajaran akan dilakukan secara bertahap."
Menurut Shofia, fase MPLS memegang peranan krusial dalam menciptakan suasana aman dan nyaman bagi anak-anak sebelum mereka memasuki sesi pembelajaran yang lebih intensif. "Kami ingin anak-anak terlebih dahulu merasa nyaman dengan lingkungan sekolah. Ketika mereka sudah merasa aman, proses pembelajaran akan berlangsung lebih kondusif," tambahnya.
Kurikulum TK ABA Semesta dirancang secara komprehensif untuk memenuhi seluruh aspek perkembangan anak. Berbagai aktivitas pembelajaran telah dipetakan ke dalam beberapa pos, memastikan setiap peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang beragam setiap pekannya. Shofia mengungkapkan, "Kami telah memetakan berbagai kegiatan pembelajaran, mulai dari practical life, project-based learning, hingga berbagai aktivitas lainnya yang mendukung perkembangan anak secara optimal."
Selain itu, Shofia juga menyoroti pentingnya peran aktif orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak. Untuk memperkuat kolaborasi antara keluarga dan sekolah, TK ABA Semesta memperkenalkan program inovatif "Ayah Bercerita". "Salah satu program unggulan kami adalah Ayah Bercerita. Program seperti ini masih belum banyak diterapkan di taman kanak-kanak, padahal keterlibatan ayah memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak," jelasnya.
Sebagai bagian dari upaya menuju sekolah berstandar internasional, para pengajar di TK ABA Semesta juga mulai memperkenalkan penggunaan bahasa Inggris sejak hari pertama. Setiap hari Rabu, bahasa Inggris akan menjadi bahasa pengantar utama dalam kegiatan belajar mengajar. "Target kami bukan agar anak-anak langsung fasih berbahasa Inggris, tetapi membiasakan mereka berkomunikasi secara bilingual sejak usia dini," ujarnya.
Dengan mengusung tagline "Play, Pray, Lead the Future", Shofia Amalia berharap terjalin sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan orang tua. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang optimal, membekali anak-anak untuk menjadi generasi penerus dan pemimpin masa depan yang berkarakter, berakhlak mulia, serta berkemajuan.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





