PP Muhammadiyah Minta Semua Pihak Hormati Putusan MK dan Jaga Kondusivitas Bangsa

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menerima dan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) serta menjaga kondusivitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Seruan tersebut tertuang dalam pernyataan resmi PP Muhammadiyah Nomor 85/PER/I.0/I/2026 berjudul Muhammadiyah Ajak Semua Pihak Hormati Putusan MK dan Jaga Kondusivitas Bangsa.
Dalam pernyataan tersebut, Muhammadiyah menegaskan bahwa setiap respons terhadap putusan MK hendaknya tetap berlandaskan hukum dan tidak mengganggu ketertiban serta keharmonisan kehidupan masyarakat.
“Setiap respons terhadap putusan tersebut hendaknya tetap mengindahkan hukum serta menjaga kondusivitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” demikian bunyi pernyataan PP Muhammadiyah.
Muhammadiyah juga menegaskan komitmennya untuk senantiasa menaati dasar falsafah negara yang sah serta menjunjung tinggi hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sikap ini sejalan dengan kepribadian dan Khittah Muhammadiyah sebagai landasan gerakan persyarikatan.
Selain itu, Muhammadiyah menyatakan kesediaannya untuk terus membantu pemerintah dan bekerja sama dengan berbagai golongan demi kepentingan bersama, kemajuan, serta pembangunan bangsa dan negara.
Dalam menjalankan perannya, Muhammadiyah menekankan pentingnya sikap adil dan korektif, baik di lingkungan internal maupun dalam hubungan dengan pihak luar. Kebijaksanaan dan tanggung jawab disebut sebagai prinsip yang harus dikedepankan dalam menyikapi dinamika nasional.
PP Muhammadiyah juga mengingatkan agar tidak ada pernyataan maupun tindakan politik yang berpotensi menimbulkan kontroversi, memicu kegaduhan, atau memperkeruh suasana kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sebagai bagian dari penegasan sikap organisasi, PP Muhammadiyah menyatakan bahwa seluruh fasilitas milik persyarikatan tidak boleh digunakan untuk menyelenggarakan aksi politik dalam bentuk apa pun, baik yang melibatkan massa dalam jumlah kecil maupun besar.
Muhammadiyah turut mengklarifikasi bahwa berbagai video, pernyataan, dan ajakan melakukan aksi yang beredar di media sosial tidak serta-merta mencerminkan sikap resmi persyarikatan.
Pernyataan tersebut ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Agung Danarto dan Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti.
Melalui pernyataan ini, Muhammadiyah mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan kepatuhan terhadap hukum, menjaga suasana yang kondusif, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan politik tertentu.
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





