PoltekMu Makassar Yudisium 58 Mahasiswa, Tekankan Kompetensi dan Akhlak Profesional

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, MAKASSAR – Politeknik Muhammadiyah (PoltekMu) Makassar menggelar yudisium bagi 58 mahasiswa dari Program Studi Teknik Elektromedik dan Sanitasi di Aula PoltekMu Makassar, Senin (19/10/2026). Para lulusan diingatkan untuk menyiapkan diri menghadapi dunia kerja dengan mengandalkan kompetensi, etika, dan profesionalitas.
Sebanyak 52 mahasiswa berasal dari Program Studi Teknik Elektromedik, sedangkan enam lainnya dari Program Studi Sanitasi. Dalam capaian akademik, mahasiswa Teknik Elektromedik meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 3,97, sementara mahasiswa Sanitasi mencapai IPK tertinggi 3,88.
Direktur PoltekMu Makassar, Prof. Mustari Bosra, menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar. Sebaliknya, yudisium menjadi awal bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah dalam lingkungan profesional.
“Politeknik hanya memberikan kunci. Mahasiswa sendirilah yang harus membuka pintu menuju cakrawala dunia yang lebih luas,” pesan Mustari kepada para lulusan.
Menurut Mustari, prestasi akademik merupakan modal awal untuk memasuki dunia kerja. Namun, keberhasilan dalam menjalankan profesi juga ditentukan oleh kemampuan mengembangkan keterampilan, beradaptasi dengan perubahan, dan terus memperbarui pengetahuan.
Ia mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar. Perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja menuntut tenaga profesional untuk terus meningkatkan kompetensi sesuai bidang masing-masing.
Selain kemampuan teknis, Mustari menekankan pentingnya menjaga akhlak, perilaku, dan tutur kata. Menurutnya, profesionalitas tidak hanya terlihat dari kecakapan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab.
Pesan tersebut relevan bagi lulusan Teknik Elektromedik dan Sanitasi yang akan bekerja pada bidang dengan tanggung jawab langsung terhadap kebutuhan masyarakat. Mereka dituntut mampu menerapkan pengetahuan secara tepat sekaligus menjaga etika dalam menjalankan tugas.
Mustari juga berharap para alumni PoltekMu Makassar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi mampu menunjukkan kontribusi melalui keahlian dan kinerja yang baik. Para lulusan diharapkan dapat menjaga nama baik almamater serta memberikan manfaat bagi lingkungan tempat mereka bekerja.
Bagi PoltekMu Makassar, yudisium menjadi bagian dari upaya pendidikan vokasi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Pembekalan kompetensi teknis perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter agar lulusan memiliki kemampuan profesional sekaligus akhlak yang baik.
Kelulusan 58 mahasiswa tersebut menandai dimulainya tahap baru perjalanan mereka. Tantangan berikutnya adalah membuktikan kemampuan melalui penerapan ilmu, kemauan untuk terus belajar, dan komitmen menjalankan profesi secara bertanggung jawab.
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





