Pedoman Ziarah Kubur dalam Islam: Menghayati Makna dan Menjaga Adab Syar'i

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, YOGYAKARTA - MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID - Pertanyaan mengenai hukum dan tata cara ziarah kubur telah menjadi topik yang kerap diajukan kepada Majelis Tarjih Muhammadiyah. Menanggapi pertanyaan dari Rosyid Hasbullah Sahroni dari Cirebon yang disidangkan pada 1 Maret 2013 (18 Rabiulakhir 1434 H), Majelis Tarjih telah beberapa kali memberikan penjelasan rinci, termasuk dalam Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Kitab Jenazah bab Ziarah Qubur (cet. III hlm. 235), serta Tanya Jawab Agama Jilid 1, 2, 3, dan Fatwa Majelis Tarjih No. 22 Tahun 2005 tentang Ziarah Kubur dan Bacaan Yasin.
Berikut adalah uraian komprehensif mengenai hukum dan tuntunan ziarah kubur menurut pandangan Majelis Tarjih:
Hukum Ziarah Kubur
Pada masa awal Islam, ziarah kubur sempat dilarang oleh Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam. Larangan ini bertujuan untuk mencegah umat kembali kepada praktik-praktik jahiliyah yang dapat mengarah pada penyekutuan Allah. Namun, seiring berjalannya waktu dan menguatnya iman umat, ziarah kubur kemudian diperbolehkan. Hal ini didasarkan pada dua hadis Nabi shallallahu โalaihi wa sallam:
ุนู ุจูุฑูููุฏูุฉูููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ููููุชู ููููููุชูููู ู ุนููู ุฒูููุงุฑูุฉู ุงููููุจููุฑู ููููุฏู ุฃูุฐููู ููู ูุญูู ููุฏู ููู ุฒูููุงุฑูุฉู ููุจูุฑู ุฃูู ูููู ููุฒููุฑููููุง ููุฅููููููุง ุชูุฐููููุฑู ุงูุขุฎูุฑูุฉ.
Artinya: โDiriwayatkan dari Buraidah ia berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda; โDahulu aku pernah melarang ziarah kubur, maka telah diizinkan bagi Muhammad berziarah kubur bundanya. Maka berziarahlah kubur, sebab hal itu mengingatkan akhiratโ.โ
ุนู ุฃุจู ูุฑูุฑุฉ ูุงู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุงุณูุชูุฃูุฐูููุชู ุฑูุจููู ุชูุนูุงููู ุนูููู ุฃููู ุฃูุณูุชูุบูููุฑู ููููุง ููููู ู ููุคูุฐููู ููู ููุงุณูุชูุฃูุฐูููุชู ุฃููู ุฃูุฒููุฑู ููุจูุฑูููุง ููุฃูุฐููู ููู ููุฒููุฑููุง ุงููููุจููุฑู ููุฅููููููุง ุชูุฐููููุฑู ุจูุงููู ูููุชู.
Artinya: โDiriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda; โAku memohon izin kepada Tuhanku agar aku diperkenankan memohonkan ampun bagi ibuku, maka tidak diizinkan. Lalu aku memohon izin untuk berziarah ke kuburnya, maka diizinkannya. Oleh karena itu ziarahlah ke kubur, sebab hal itu dapat mengingatkan mati โ .โ
Dari kedua hadis tersebut, jelas bahwa ziarah kubur diperbolehkan dan dianjurkan karena memiliki manfaat besar, yaitu mengingatkan akan kematian dan akhirat, sehingga mendorong seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa taโala. Anjuran ini berlaku umum bagi seluruh umat Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, tanpa ada larangan khusus bagi kaum perempuan.
Amalan dan Etika Saat Ziarah Kubur
Ketika melaksanakan ziarah kubur, terdapat beberapa tuntunan dan etika yang perlu diperhatikan agar ibadah ini sesuai syariat dan mendatangkan manfaat:
Meluruskan Niat dan Tujuan Niat adalah fondasi segala perbuatan. Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda:
ุนููู ุนูููููู ูุฉู ุจููู ูููููุงุตู ุงููููููุซูููู ููุงูู ุณูู ูุนูุชู ุนูู ูุฑู ุจููู ุงููุฎูุทููุงุจู ููููููู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ยซ ุฅููููู ูุง ุงูุฃูุนูู ูุงูู ุจูุงูููููููุงุชู ููุฅููููู ูุง ููููููู ุงู ูุฑูุฆู ู ูุง ููููู ููู ููู ููุงููุชู ููุฌูุฑูุชููู ุฅูููู ุงูููููู ููุฑูุณูููููู ููููุฌูุฑูุชููู ุฅูููู ุงูููู ููุฑูุณูููููู ููู ููู ููุงููุชู ููุฌูุฑูุชููู ููุฏูููููุง ููุตููุจูููุง ุฃููู ุงู ูุฑูุฃูุฉู ููุชูุฒููููุฌูููุง ููููุฌูุฑูุชููู ุฅูููู ู ูุง ููุงุฌูุฑู ุฅููููููู ยป.
Artinya: โDiriwayatkan dari โAlqamah ibn Waqas al-Laitsy ia berkata: saya telah mendengar Umar bin Khattab ra sedang di atas mimbar dan berkata, โAku mendengar Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda, โsesungguhnya segala amal perbuatan itu tergantung niatnya โ. โฆโ
Oleh karena itu, niat ziarah kubur haruslah murni untuk mendoakan ahli kubur dan sebagai sarana muhasabah diri untuk mengingat akhirat. Hindari perbuatan yang dilarang seperti meminta-minta kepada ahli kubur atau menjadikannya perantara kepada Allah subhanahu wa taโala.
Mengucapkan Salam Saat Memasuki Area Pekuburan Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam mengajarkan untuk mengucapkan salam kepada penghuni kubur. Sebagaimana diriwayatkan:
ุนููู ุนูุงุฆูุดูุฉู ุฑูุถููู ุงูููู ุนูููููุง ููุงููุชู: ูููููู ูุง ููุงููุชู ููููููุชูููุง ู ููู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุฎูุฑูุฌู ุขุฎูุฑู ุงูููููููู ุฅูููู ุงููุจููููุนู, ููููููููู: ุงูุณููููุงู ู ุนูููููููู ู ุฏูุงุฑู ููููู ู ู ูุคูู ูููููู, ููุฃูุชูุงููู ู ู ูุง ุชููุนูุฏูููู, ุบูุฏูุง ู ูุคูุฌููููููู, ููุฅููููุง ุฅููู ุดูุงุกู ุงูููู ุจูููู ู ููุงุญูููููู , ุงููููู ูู ุงุบูููุฑู ููุฃููููู ุจููููุนู ุงููุบูุฑูููุฏู.
Artinya: โDiriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu โanha, ia berkata; โRasulullah shallallahu โalaihi wa sallam pada tiap malam gilirannya, pergi ke Baqiโ pada akhir malam, dengan ucapannya: โAssalamuโalaikum dara qaumin mukminin wa atakum ma tuโaduna ghadan muajjalun, wa inna insya Allahu bikum lahiqun. Allahummaghfir li ahli Baqiโil Gharqadโ (Semoga keselamatan bagi kamu sekalian wahai negeri kaum yang beriman, dan akan datang apa yang dijanjikan kepada kamu sekalian dengan segera. Dan sesungguhnya kami, dengan izin Allah akan menyusul kamu sekalian. Yaa Allah ampunilah penghuni Baqiโ al-Gharqad (nama kuburan)โ.โ
Melepas Alas Kaki Ketika berada di area pekuburan, disunahkan untuk melepas alas kaki. Hal ini berdasarkan hadis:
ุนู ุจูุดููุฑู ุงุจููู ุงููุฎูุตูุงุตูููุฉู ุงูููู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฑูุฃูู ุฑูุฌูููุง ููู ูุดูู ููู ููุนููููููู ุจููููู ุงููููุจููุฑู ููููุงูู ููุง ุตูุงุญูุจู ุงูุณููุจูุชููููุชููููู ุฃูููููููู ูุง.
Artinya: โDiriwayatkan dari Basyir bin al-Khasasiyyah bahwa Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam melihat seseorang yang berjalan di antara kuburan dengan memakai kedua sandalnya, kemudian beliau bersabda; โWahai pemakai dua sandal, lepaslah sandalmuโ.โ
Etika Berada di Pekuburan Ada beberapa adab yang harus dijaga saat berziarah:
Menghadap kiblat: Saat duduk di dekat kuburan seseorang, disunahkan untuk menghadap kiblat, sebagaimana hadis Baraโ:
ููุญูุฏูููุซู ุงูุจูุฑูุงุกู ุงูููููู ุฌูููุณู ุฑูุณููููู ุงููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ู ูุณูุชูููุจููู ุงูููุจูููุฉู ููู ููุง ุฎูุฑูุฌู ุงูููู ุงูู ูููุจูุฑูุฉู.
Artinya: โMenilik hadis Baraโ bahwasanya Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam duduk menghadap qiblat ketika pergi berziarah kuburโ
Tidak menduduki kuburan: Sangat dilarang untuk menduduki kuburan, mengingat kehormatan jenazah. Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda:
ุนููู ุฃูุจูู ููุฑูููุฑูุฉูุ ุฑูุถููู ุงูููู ุนููููู ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุงูู: ููุฃููู ููุฌูููุณู ุฃูุญูุฏูููู ู ุนูููู ุฌูู ูุฑูุฉู ุญูุชููู ุชูุญูุฑูููู ุซูููุงุจููู, ููุชูุฎูููุตู ุฅูููู ุฌูููุฏููู, ุฎูููุฑู ูููู ู ููู ุฃููู ููุฌูููุณู ุนูููู ููุจูุฑ.
Artinya: โDiriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda; โSungguh seseorang dari kalian duduk di atas bara api sehingga membakar bajunya hingga tembus ke kulitnya, itu lebih baik baginya dari pada duduk di atas kuburan.โ
Mendoakan Ahli Kubur Tujuan utama ziarah adalah mendoakan ahli kubur, baik yang dituju maupun seluruh penghuni kuburan. Aisyah radhiyallahu โanha meriwayatkan:
ุนููู ุนูุงุฆูุดูุฉู ุฑูุถููู ุงูููู ุนูููููุง ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฎูุฑูุฌู ูููููุงู ุฅูููู ุงููุจูููููุนู ููุณูุชูุบูููุฑู ููููู ู ููุงูุทูุงูู ุงููููููุงู ู ููุฑูููุนู ููุฏููููู ุซูููุงุซู ู ูุฑููุงุชู.
Artinya: โDiriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu โanha, bahwa Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam keluar pada suatu malam ke Baqiโ, beliau lama berdoa, memohon ampun bagi mereka tiga kali, dengan mengangkat kedua tangannya.โ
Hadis-hadis ini memberikan tuntunan yang jelas mengenai sikap dan penghormatan yang benar di pekuburan.
Larangan Meminta-Minta kepada Kuburan dan Menjadikannya Wasilah Hal terpenting yang harus dihindari adalah meminta-minta kepada ahli kubur atau menjadikannya perantara untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa taโala. Allah subhanahu wa taโala berfirman dalam surat Yunus ayat 106:
ููููุง ุชูุฏูุนู ู ููู ุฏูููู ุงูููู ู ูุง ููุง ููููููุนููู ููููุง ููุถูุฑูููู ููุฅููู ููุนูููุชู ููุฅูููููู ุฅูุฐูุง ู ููู ุงูุธููุงููู ูููู.
Artinya: โDan jangan engkau menyembah sesuatu yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi bencana kepadamu selain Allah. Sebab jika engkau lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya engkau termasuk orang-orang zalim.โ
Dan dalam surat az-Zumar (39) ayat 3 disebutkan:
โฆ ููุงูููุฐูููู ุงุชููุฎูุฐููุง ู ููู ุฏูููููู ุฃูููููููุงุกู ู ูุง ููุนูุจูุฏูููู ู ุฅููููุง ููููููุฑููุจููููุง ุฅูููู ุงูููููู ุฒูููููู โฆ
Artinya: โโฆ dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia (berkata), โKami tidak menyembah mereka melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya โฆโ
Ayat-ayat ini secara tegas melarang perbuatan syirik, termasuk menjadikan ahli kubur sebagai perantara. Praktik ziarah yang dikhususkan ke kuburan orang-orang tertentu, seperti kuburan para wali, dengan orientasi meminta-minta atau menjadikan mereka wasilah, tergolong perbuatan yang dilarang. Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam tidak pernah mengkhususkan ziarah ke kuburan tertentu, baik untuk mendoakan maupun bermuhasabah diri.
Dengan memahami dan mengamalkan tuntunan ini, ziarah kubur dapat menjadi ibadah yang bermakna, bermanfaat, dan terhindar dari kesesatan. Wallahu aโlam bish-shawab.
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





