Muhammadiyah Butuh Kader Tangguh Hadapi Tantangan Zaman

MUHAMMADIYAH SULSEL, YOGYAKARTA - Kwartir Pusat Pandu Hizbul Wathan (HW) menyelenggarakan kegiatan Lomba Pengenal Berprestasi (LPB) tingkat nasional. Lomba ini adalah momen istimewa. Selain menjalankan misi berkompetisi, lomba yang digelar selama 5 hari (26-30 Juni 2026) ini juga sebagai sarana silaturahmi dan konsolidasi, mempererat ukhuwah dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan. Dalam sambutan apel ia berpesan kepada seluruh peserta tentang pentingnya paa kader persyarikatan mempersiapkan diri untuk menjadi kader yang sehat, terampil, dan cerdas.
โKader Muhammadiyah bukanlah kader yang hanya pandai berdiskusi, mereka juga memiliki kepedulian dan komitmen yang tinggi terhadap upaya mewujudkan cita-cita dan idealisme Muhammadiyah. Gigih dan tangguh dalam berjuang, berkhitmat untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan universal,โ jelas Bachtiar pada Ahad (28/6).
Hal tersebut tentu bukanlah sekadar alasan sederhana. Ia mmenegaskan bahwa tantangan Muhammadiyah kedepan akan semakin berat dan kompleks. Oleh sebab itu, Muhammadiyah membutuhkan kader-kader yang mumpuni dalam berbagai bidang agar dapat memberikan kontribusi secara nyata kepada masyarakat.
โTentu tuntutan Muhammadiyah untuk semakin berdampak menjadi energi kita untuk terus berkontribusi,โ pesan Bachtiar dengan penuh semangat.
Berbekal proses yang dilakukan secara konsisten, HW diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit baru yang mumpuni dan tangkas menyelesaikan masalah kehidupan. Rasa kebersamaan, komitmen dan kesetiaan yang kuat yang telah diwariskan sejak dulu itu diharapkan juga mampu membawa HW terus kokoh berdiri dalam setiap fase kehidupan bangsa Indonesia. (Bhisma)
Sumber: Muhammadiyah.or.id
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





