Ketua PWM Sulsel Ingatkan Wisudawan PoltekMu Pentingnya Integritas dan Akhlak

MUHAMMADIYAHSULSEL.OR.ID, MAKASSAR - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH. Ambo Asse, M.Ag., mengingatkan para lulusan Politeknik Muhammadiyah (PoltekMu) Makassar agar menjaga integritas, akhlak, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab saat memasuki dunia kerja.
Pesan tersebut disampaikan Ambo Asse dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-8 PoltekMu Makassar di Sandeq Ballroom, Claro Hotel Makassar, Kamis, 22 Oktober 2026.
Menurut Ambo Asse, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi tidak cukup diukur dari gelar akademik maupun nilai yang diperoleh selama kuliah. Para lulusan juga harus mampu menunjukkan karakter yang baik dan menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi Muhammadiyah memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik almamater, menjalankan ajaran Islam secara konsisten, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
โKejujuran itu adalah inti dari integritas, ini harus kita jaga dan pelihara. Kita bergaul, bekerja, integritas adalah modal utama,โ pesan Ambo Asse, sebagaimana disampaikan dalam kesempatan wisuda.
Ia mengingatkan, dunia kerja membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga memiliki etika serta tanggung jawab profesional. Karena itu, para lulusan diharapkan mampu menempatkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan sebagai pedoman dalam menjalankan profesi.
Ambo Asse juga berharap para wisudawan dan wisudawati menjaga perilaku di mana pun berada, membangun hubungan yang baik dengan sesama, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan orang lain. Sikap tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan membangun reputasi profesional.
PoltekMu Makassar Wisuda 250 Lulusan
Pada wisuda ke-8 ini, PoltekMu Makassar meluluskan 250 mahasiswa dari empat program studi. Rinciannya terdiri atas 139 lulusan D3 Radiologi, 58 lulusan D3 Teknologi Elektromedis, 40 lulusan D3 Teknologi Laboratorium Medis, dan 13 lulusan D3 Sanitasi.
Direktur PoltekMu Makassar, Prof. Dr. KH. Mustari Bosra, M.A., menyampaikan bahwa rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan mencapai 3,64, dengan IPK tertinggi 3,97. Sebanyak 80 persen mahasiswa juga berhasil menyelesaikan studi tepat waktu, dengan rata-rata masa studi sekitar tiga tahun.
Mustari menegaskan, pendidikan vokasi harus menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan ilmu dan keterampilan secara langsung sesuai kebutuhan dunia kerja, terutama dalam bidang pelayanan kesehatan.
โKami berharap para lulusan senantiasa menjaga profesionalisme, menjunjung tinggi etika, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,โ ujar Mustari.
Ia berharap para lulusan mampu mengembangkan kompetensi sekaligus menjaga kualitas pelayanan di bidang masing-masing. Profesionalisme, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan etika dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
Perkuat Mutu Pendidikan Vokasi
Dalam kesempatan tersebut, PoltekMu Makassar juga melaporkan perkembangan kualitas sumber daya dosen. Dua dosen telah menyelesaikan pendidikan doktoral, sementara tujuh dosen lainnya sedang menempuh studi S-3. Sekitar 70 persen dosen juga telah memiliki sertifikasi pendidik.
Peningkatan kualifikasi dosen menjadi bagian dari upaya kampus memperkuat kualitas pembelajaran, penelitian, dan relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja.
Wisuda ini turut dihadiri Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Budhi Akbar, Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Prof. Dr. Budu, serta Ketua Badan Pembina Harian PoltekMu Makassar, Prof. Dr. KH. Arifuddin Ahmad, bersama jajaran senat, dosen, tenaga kependidikan, keluarga wisudawan, dan tamu undangan.
Melalui momentum wisuda tersebut, PoltekMu Makassar diharapkan terus menghasilkan lulusan yang unggul dalam kompetensi, kuat dalam integritas, dan berakhlak mulia. Bekal keilmuan yang diperoleh selama kuliah diharapkan dapat diterapkan secara profesional serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sumber: Khittah.co
Artikel ini dipublikasikan di muhammadiyahsulsel.or.id. Bagikan untuk menyebarkan kebaikan.





